ASN Harus Netral
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,JAKARTA – Memasuki tahun politik saat ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk
tetap dapat menjaga netralitas. ASN diharapkan untuk bisa fokus
melaksanakan tugas dan kewajiban, tak terseret arus politik dunia nyata
maupun media sosial.
“ASN harus lebih fokus untuk memberikan pelayanan agar demokrasi kita
berjalan dengan baik,” pesan Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, Selasa (6/11/2023).
Lebih lanjut disampaikan Akmal, demokrasi akan berjalan baik jika
pemerintah, partai politik, masyarakat dan para
calon memahami posisi masing-masing.
“Partai politik jangan menarik-narik ASN. Calon (legislatif/kepala
daerah/presiden) juga jangan mendorong-dorong kita. ASN jangan sampai larut
dalam bujuk rayu. Sudahlah tetap fokus untuk pelayanan publik,” tegas Akmal.
“Bagi ASN, netralitas adalah jawaban untuk kita bisa membangun demokrasi
yang baik,” sambungnya.
Karena itu, dalam beberapa waktu ke depan dirinya akan meminta instansi
teknis terkait seperti BKD dan BPSDM untuk meningkatkan sosialisasi terkait hak
dan kewajiban ASN dalam pemilihan umum (Pemilu).
“Demokrasi bagi ASN itu adalah mengabdi kepada bangsa dan negara,” ucap
Akmal.
Dirjen Otda Kemendagri itu
meyakini, para ASN di Kaltim
tidak akan melakukan hal-hal yang akan merugikan dirinya atau menimbulkan keresahan
bagi masyarakat lainnya.
"ASN tidak diperbolehkan berkampanye atau mendukung pasangan calon
tertentu secara terbuka maupun melalui media sosial. Meski demikian, para ASN
harus memberi contoh yang baik dengan menggunakan hak pilihnya dan memilih. ASN
pun diminta untuk tidak menjadi bagian dari kampanye golongan putih atau
golput," terang Akmal Malik (mar)